Search This Blog

Saturday, March 31, 2012

Take Control Of Me
I don’t ask you to take control of me, all of things ‘bout me is my business. Woww it’s a big “ego”! you know? When someone tell you what should you do, sometime it’s good but not always good in some cases. I mean you must choose one of the million thing that the best for your life, something that won’t make you regret though you’re fail. Believe on you self is not easy right? Moreover when you know that your mind is different with all of people in this world. That’s terrible i think. But it’s the real problem that you must solve. That was that I used to pass it by my self. In that time i felt that i couldn’t stand on my life anymore. Can’t believe for something is allright, but how if you can’t believe on yourself? So you just wait for the end of the time without any courage? No! That’s totaly a mistake. Ok, udah cukup sok inggrisnya he. Jadi ketika kau putuskan jalan yang akan kau tempuh didunia ini kau harus tanyakan pada dirimu, benarkah kau menginginkannya? Itukah yang kau harapkan? Mampu atau tidak kau melewatinya hanya dirimu yang akan menjawab pertanyaan itu. Bagaimana kau berpikir untuk itu adalah suatu jalan untuk mengetahuinya. Apaan sih ayun ngomong ga jelas banget arrggh! Maap, pengin nyoba sok puitis tapi kalau jadinya membingungkan ya, gomen ne... (sekarang sok jepang :P).
Ok fokus-fokus...! jadi intinya ketika kau mengambil suatu keputusan dalam hidupmu dan kau rasa itu benar maka kau harus percaya pada dirimu sendiri dan kau harus berani akan segala konsekuensi dan kemungkinan yang akan terjadi. Jangan menjadi lemah hanya karna ada orang yang menertawakan jalanmu yang aneh bagi mereka atau kau berhenti dan mengikuti semua sistem didunia ini yang jelas kau tau bahwa itu tak sesuai dengan pribadimu, hati mu. Maka hanya sakit yang akan kau rasakan. Kau terjajah akan kesalahan dirimu sendiri. Tau apa kesalahan terbesar seseorang? Adalah orang yang tak mengenali dirinya sendiri, tak mendengarkan kata hatinya, tak mampu mempercayai kemampuan dirinya sendiri dan membiarkan pikiran negatif akan kekurangan diri sendiri berkembang dan menguasai dirimu. Memang benar kau, aku dan dia hanya beberapa dari manusia dari milyaran manusia yang ada didunia. Tak akan mampu mengubah dunia sendiri. Tapi kau tau, lebih baik kau gagal setelah kau mencoba dan akhirnya kau tau apa kekuranganmu dan kau akan berusaha memperbaikinya. Dari pada kau gagal sebelum mencoba. Aku jadi teringat pertamakalinya  menjadi seorang mahasiswa, tak pernah terbayang dalam benakku menjadi seorang mahasiswa bahasa jepang. Dulu yang ku tau aku menjadi seorang guru bahasa inggris atau kimia. Tapi kenyataan yang terjadi berbeda. Ya, semua yang kupilih adalah atas kehendak diriku sendiri, sama sekali tak ada paksaan. Tapi entah kenapa  pertama kali tau pada akhirnya aku lolos dalam bahasa jepang rasanya takut. Takut jika aku gagal, takut jika aku tak mampu, terlebih tak pernah aku belajar bahasa jepang sebelumnya meskipun aku telah suka. Setiap hari yang ku pikirkan hanyalah mampu? Tidak? Mampu? Tidak? Seakan-akan hal yang sederhana aku persulit. Dan penyakit lama jadi datang lagi. Bila stres yang melanda terlalu sering dipikirkan maka sakit kepala sakit luar biasa hingga rasanya urat dalam otakku terasa tertarik dan pada akhirnya keluarlah darah dari hidung. Itu sangat mengganggu. Hingga suatu saat aku mencoba berfikir positif akan apa yang telah terjadi. Teringat pada satu kata motivasi bahwa jika kau selalu melakukan hal yang sama dalam hidup, maka hidupmu akan biasa-biasa saja dan bila kau berani melakukan hal yang berbeda maka kau akan merasakan hal yang luar biasa. Dan beberapa buku saya beli untuk menggugah semangat dan terus percaya akan kemampuan diri sendiri dan percaya bahwa tak ada hal yang tidak mungkin, tak ada yang mustahil, tak ada yang terlambat untuk kita belajar. Karna kita belajar untuk seumur hidup kita. Mulai dari saat itu cinta saya terhadap apa yang telah Allah takdirkan pada saya semakin kuat, saat itu saya mulai lebih mencintai bahasa jepang karna itu adalah hal pertama yang harus saya lakukan. Paham tidak paham selalu duduk paling depan karna saya merasa bodoh dan harus menjadi pintar. Saya tak mau dikatakan dalam menuntut ilmu saya duduk dibelakang dan dalam mengantri uang saya duduk paling depan. TIDAK!!!!
Saya bersyukur sekali ternyata lewat kehendak-Nya ini saya bisa merasa nyaman dikelas, bertemu dengan orang –orang yang omoshiroi...hehe tertawa dan belajar bersama sangatlah menyenangkan. Allah memberikan keluarga baru disini. Dan saya berterima kasih dengan semua sensei dan teman-teman yang telah membantu saya belajar bahasa jepang dengan baik, domo arigatou gozaimasu...dan harapannya saya tidak mengecewakan dan tidak menjadi lupa saat telah berhasil. Itu ceritaku, apa ceritamu? Hehe
Well, itu sedikit kisah yang pada intinya percaya diri dan terus berpikir positif adalah hal yang fardhu ain harus dimiliki. Tak perlu menjadi orang lain untuk kau sukses, hanya jadilah dirimu sendiri dan percaya bahwa kau mampu melewatinya dengan baik. Buatlah setiap detik diduniamu indah dengan sejarah yang kau ukir. Ya, aku juga berharap sautu saat bisa posting pake bahasa jepang dengan baik n_n entah kapan, tapi pasti akan ada he..
日本語 が好き。。。。。:)

No comments:

Post a Comment