Disetiap
populasi mahluk hidup pasti terdapat seorang pemimpin yang mampu mengorganisir
kehidupan rakyatnya agar terciptanya kedamaian (whuuez so politic). Tapi mau
sebaik apapun pemimpinnya kalo warganya ga bisa mimpin diri sendiri, ya
wasalam. Semuanya berawal dari diri sendiri, bukan dari orang lain, kecuali
atas seizin Yang Maha Kuasa pastinya. Yuk kita intip orang-orang sukses disekitar
kita. Mereka semua pasti orang-orang yang sukses memimpin diri mereka sendiri
sebelum akhirnya sukses dimata orang lain. Lalu maksud dari pemimpin untuk diri
sendiri yang kaya gimana? Ya pada hakikatnya pemimpin adalah orang yang mampu
mengendalikan, kalo untuk diri sendiri? Kita berusaha mampu mengendalikan
telinga, mata, bibir, tangan, dan lain-lain. Dikendalikan agar ga salah. Dan
yang paling penting pastinya pikiran kita, ini hal tersulit menurut saya. Saat
cemas, pikiran pasti negatif terus dan susah banget buat nenanginnya. Dan apa
akibatnya kalo kita ga mampu ngendaliin pikiran kita? Orang disekeliling kita
otomatis akan ga nyaman berada deket kita dan ikiut-ikutan bad mood. Ooohhh
tidak bisaa, hindari deh yang kaya gitu. Rasulullah Saw penah bersabda jika
seorang muslim adalah orang yang teman-temannya selamat dari gangguan lidah dan
tangannya. Dan seorang mu’min adalah orang yang teman-temannya merasa aman atas
diri dan harta mereka dari gangguannya (HR. Ahmad). Nah, maka dari itu,
memanage diri tu penting banget. Dan ini berhubungan banget sama yang namanya
kesuksesan. Jangan biarin rasa takut, malu, dan GALAU! Menunda sukses kita.
Semuanya pasti punya resiko dong, tinggal mana yang mau kita pilih. Kalo ada
yang bilang kesempatan itu ga datang dua kali, kalo bagi saya kesempatan itu
slalu ada kalo saya mau. Remember guys.... where there is a will there is a way
(kaya yg da dibuku tu :D)
Itu baru bener banget
tuh.... tapi keinginan juga harus dibarengi sama tindakan dong... jangan Cuma
mimpi doang pastinya. Please...this’s not in
the fairytale, this’s real. So tindakan juga mesti nyata. INGAT-INGAT,
Allah SWT juga pernah berfirman kalo, Allah tak akan mengubah nasib seorang
hamba-Nya jika tak mau berusaha mengubahnya sendiri. Hal ini memang benar adanya,
dan nasib itu kembali lagi sama diri kita. Bagaimana usaha kita, karna jalan
hidup kita mau seperti apa, ya kita yang memilih dan mengambil tindakan. Oleh
karena itu, kita mesti jadi pemimpin yang baik buat diri kita sendiri dan harus
tegas juga. Jangan dimanja-manjain terus. Ntar nglunjak, sama aja kalo kamu
jadi ketua kelas tapi ga tegas sama anggotanya, ya jadi seenaknya aja. Oke, be
the best leader for yourself, n i’m sure you’ll be amazing person and everybody
loves to around you ^<