Search This Blog

Tuesday, December 18, 2012

My World and My Dream




Saat masih kecil ku tak tau jika dunia akan penuh lika liku seperti ini. Mungkin dulu karna masih selalu berada disamping orang tua, dimana aku bisa menemukan kenyamanan, perlindungan. Tapi sekarang beda ceritanya, aku telah tumbuh dewasa, bukan seorang anak kecil lagi yang mesti disuapi dan dibuatkan susu. Umur 3 tahun sudah tinggal terpisah dengan orang tua, saat itu terbentuklah karakterku yang pendiam, aku tak pandai bergaul, entah kenapa saat itu aku merasa begitu tak berdaya tanpa orang tua. Hari-hariku ku lewati dengan rasa rindu saat ibu menyisir rambutku, saat beliau menyuapi ku, menyiapkan baju yang akan kupakai meski sering aku tak suka dengan baju pilihannya, tapi sekarang aku rindu. Bapa yang slalu menemaniku bermain, ibu bilang bapa sampai sakit kepala karna mesti menjagaiku saat naik komedi putar. Tapi ya, kenangan yang manis itu hampir tak bisa ku ingat karna saat itu aku masih terlalu kecil. Namun, saat ibu pulang, beliau slalu menceritakan masa laluku, dari beliau menikah dengan bapa hingga aku tumbuh dewasa. Aku hanya bisa membayangkan indahnya masa itu lewat cerita itu. Namun perceraian orang tua memang tak bisa dicegah. Setiap kali mendengar ibu bercerita aku senang tapi juga sedih. Aku sedih bukan untuk diriku tapi untuk orang tuaku, terutama ibu. Membuat ibu bercerita masa lalu rasanya seperti mengingat kepedihan dimasa lalu untuknya. Tapi slama ini aku tak pernah bisa menghiburnya dan menghapus air matanya saat beliau menangis. Aku merasa tak berdaya, kehilangan akal. Kini saat semakin ku tumbuh dewasa, seakan Allah memberi kemudahan untuk memahami semua yang orang tuaku alami. Yang dulu  aku tak tau apa-apa dan hanya bisa menyalahkan mereka, kenapa mereka melakukan ini pada ku yang masih kecil. Tapi kini aku mengerti, bukan hanya aku yang menderita tapi ibu dan bapa juga. Namun, waktu tlah meninggalkan kami sangat jauh. Ada satu hal lagi yang aku sadari bahwa terkadang jika saat itu hal yang ingin kau ketahui tak bisa kau ketahui dan pahami maka tunggulah pada saatnya. Terkadang bila kau tlah mengetahuinya kau akan tau mengapa saat itu kau tak perlu tau akan hal itu. Karna mungkin saat itu kau belum tentu bisa menerima kenyataan yang mungkin akan menyakiti hati mu, mungkin kau takkan bisa menerimanya. Maka semuanya ada waktunya, waktu untuk mengetahui semua itu. Tapi kini aku tau bukan hal yang perlu ku pikirkan bagaimana aku menghadapi permasalahan ini, karna hal ini adalah masa lalu yang takkan bisa ku rubah, tapi aku bisa merubah masa depanku. Cukup bagi ku melihat orang tua ku bahagia meski tak harus bersama, aku, ibu, bapa, tak harus bersama untuk bahagia. Kita akan bahagia... aku tak peduli harus dengan cara apa membuktikan cinta kalian pada ku, tapi aku adalah bukti atas cinta kalian, aku tau itu. Aku bukan orang yang mampu mengungkapkan rasa cinta dengan lisan, aku minta maaf.. tapi aku akan berusaha menjadi anak yang baik, seperti keinginan mu bapa, saat ibu melahirkan ku kau berharap aku lahir tepat subuh saat matahari terbit, kau berharap aku mampu membawa perubahan untuk orang disekelilingku, meski itu bukan hal yang mudah aku akan berusaha. Seperti ibu rela untuk hidup susah asal kebutuhanku terpenuhi, aku janji akan menjadi orang yang bahagia, karna aku tau bahagia ku adalah bahagia mu. Aku berjanji disetiap langkahku akan ku lewati tanpa penyesalan. Hanya itu yang mampu ku berikan. Satu hal yang akan ku pengang erat, aku akan mencoba slalu berjalan di jalanNya untuk meraih cita-cita meski aku harus melawan arus, akan kujalani. Terimakasih atas dukungan kalian.. yang mau menerima keputusan ku. Mau menerima keinginanku meski terkadang terkesan aku terlalu memaksakan diriku sendiri. Tapi sebelumnya..maafkan aku karna tak pernah bercerita tentang kehidupanku, masalah yang ku hadapi, karna aku tau kalian tlah menyangga beban yang berat untuk ku. Karna aku tak mau melihat ibu menangis sedih lagi untuk ku. Andai hati ku bisa berbicara mungkin rasanya sangat lega karna kau akan tau begitu besarnya rasa sayangku pada kalian. Dunia ini memberiku sedikit luka tapi luka itu tlah mengubahku menjadi lebih baik. Aku berharap luka ini bisa terobati didunia yang selanjutnya, dunia yang kekal, dan aku harap kita bisa berkumpul sebagai keluarga yang utuh disana, amien.... semua yang kualami takkan mengurangi rasa syukurku pada Mu Ya Allah.. aku yakin seyakin yakinnya atas segala takdir yang kau berikan pada ku.

Wednesday, December 12, 2012

special quotes


“Kebahagiaan tidak datang tanpa dicari, bahagia adalah kemakmuran, dan bukan kekayaan.”

“ Kau takkan mampu membuat orang lain bahagia jika kau bahkan tak mampu bahagia untuk dirimu sendiri”

Bahagia Adalah bersyukur dan ikhlas
Be happy... J
Ayun Gl

Tuesday, October 16, 2012

Heart



Kalau dengar kata hati, rasanya ada perasaan tersendiri dengan kata ini, sensitif. Hati kita dapat bicara, tapi kita tak yakin benarkah suara itu datang dari hati kita? Atau dari kepala kita? Kalau memikirkan hal ini saya jadi pusing pokoknya. Kita juga tau kalau kita bisa merasakan dengan hati, jika kulit bisa merasakan kasar dan halusnya suatu permukaan benda. Begitu pula dengan hati, tetapi hati bisa merasakan yang tidak bisa indra kita rasakan. Hati adalah anugrah yang luar biasa. Bagaimana tidak? Jika kita merasakan sayang, cinta, itu hati kita yang merasakan dan tau. Tetapi belum tentu kita bisa mengungkapkannya lewat lisan. Karna banyak kata-kata yang tak mampu mewakili perasaan kita. Hati kita pada dasarnya sangat mengetahui mana yang baik dan yang buruk tetapi jika telah tertutup kedengkian maka seakan-akan hati kita sudah tak punya peran lagi. Mahluk hidup terutama manusia juga bisa membenci, kita bisa merasakannya dalam diri kita. Tapi apakah itu murni dari hati kita. Penyebab kita benci pastilah banyak, terutama jika hal itu tidak sejalan dengan pemikiran kita. Jadi menurut saya benci itu datang dari pemikiran, karna hati pada dasarnya fitrah. Tetapi seperti yang saya sering tuliskan di tulisan-tulisan saya sebelumnya, pemikiran itu memiliki peran yang besar pada hidup kita, dia bisa sangat membantu atau bahkan bisa menghancurkan hidup kita. Kebencian bisa karna pikiran negatif (tapi kalau benci terhadap hal yang buruk / batil sih ga pa2, berarti kita tau yang benar). Lalu dia akan menyerang hati kita, dan virusnya akan menyebar keseluruh penjuru hati. Apa yang terjadi? Tindakan kita akan terinfeksi juga olehnya. Seorang tak perlu mampu untuk mengutarakan isi hatinya lewat lisan, karna semua orang punya hati, mereka bisa merasakannya lewat hati masing-masing. Tapi ya, hati manusia itu berbeda-beda, ada yang sensitif ada pula yang susah untuk memahami suatu keadaan, jadi jangan terlalu egois untuk memaksakan kehendak orang lain untuk tau perasaan kita. Lalu bagaimana jika mulut kita bisa mengutarakan rasa benci kita ke orang lain? Pasti banyak orang terbunuh cukup dengan kata-kata. Ya seperti pepatah mengatakan kalau lidah dapat lebih tajam dari pada pisau, dan mulutmu harimau mu. Dapat kita analogikan dengan ketika kita menancapkan paku di pagar atau bambu kemudian kita cabut lagi, apakah bisa tidak ada lubang? Bisakah kita kembalikan kondisi bambu itu seperti semula sebelum di paku? Sama halnya dengan hati kita. Setelah disakiti, lukanya akan slalu membekas disana. Maka penting sekali bagi kita untuk menjaga lisan kita, hati kita terutama. Jangan biarkan kedengkian meracuninya. Ia seperti virus. Berarti kita perlu anti virus nih... tapi udah diupdate belum? Kalo gitu yuk kita saling mengingatkan untuk setiap saat mengupdate antivirus kita dengan slalu mengingat dan beribadah kepada Allah SWT, agar Allah juga senantiasa berada didalam hati ini dan menjaganya, amien.... online ma Allah gratis kan? buat update status yang ga gratis aja bisa kenapa online ma Allah ga bisa? SEMANGAT!!!!!!!!!!!!!!!

Friday, September 28, 2012

The spices of life


Have you ever make some food by yourself? So what do you think? I’m sure it’ll take a long time to cook but so fast to eat it, right? Iya tapi bukan masak air yah? Ato mie instan. For example opor ayam nih...buatnya dari persiapan bahan-bahan sampe memasaknya dah makan waktu banyak. Tapi kalo Cuma makan mah sebentar yah? Kecuali yang suka makan sambil nonton tv hehe...
Well, masakan yang enak dilidah pastinya ga cukup dengan garam doang dong? Apa Cuma pake trasi?he... apa cuma cabe? Ga lah pastinya.. kita butuh bumbu yang lain agar rasanya pas dilidah, eeemmmm nyami nyah? :D (tanda2 sipenulis laper :p). And...this’s like a life. Ini seperti kehidupan, ada pahitnya, manisnya, asinnya, wah pokoknya campur aduk deh.. apa ada yang cuma ngrasain manisnya doang? Tell me who? Kayanya ga asik banget he...
Cobaan atau ujian dalam hidup, kebahagiaan, kenangan, tawa, canda, sakit, sedih dsb, adalah bumbunya orang hidup. Untuk menjadi seorang yang besar, saya percaya meraka sudah mengalami itu semua, ya itu yang menurut saya adalah bumbunya orang hidup. Suatu saat kita merasakan begitu semangat, tapi tak jarang tiba-tiba kita terpuruk akan suatu hal. Dan rasanya sulit untuk bangkit kembali. Pada saat itu juga mungkin kita tak punya alasan untuk bertahan. Tapi ingatlah, bahwa ada setiap alasan kita masing-masing diciptakan. Apakah untuk hal yang sia-sia? Untuk menjadi orang yang sepanjang hidupnya hanya untuk menyesal, bersedih hati? Tidak! Setidaknya jika kita tak mampu mengubah dunia seperti kita inginkan, kita mampu membawa diri kita menjadi yang lebih baik. Terkadang saya juga merasa ragu untuk berbicara seperti ini, karna belum tentu saya juga mampu melakukan hal yang saya tulis, tetapi saya teringat kata Bapa, bahwasannya “janganlah melihat orang yang berbicara, tetapi isinya”. karena jika kita menunggu sempurna untuk menyebarkan ilmu, mau sampe kapan?. Ini yang membuat saya berani, dan mau menerima saran dari orang lain, siapapun orangnya. Meskipun dia adalah anak kecil. Tapi untuk hal yang benar bukan hanya orang yang pintar saja, tapi datangnya bisa dari siapa saja. Bila berlapang dada dikatakan sebagai pakaiaan orang yang mulia, mengapa kita tidak berusaha untuk mengenakannya? Jadi kawan, dalam kehidupan begitu banyak hal yang akan kita lewati, dan yang tau siapa yang akan “menjadi masakan yang lezat, bermanfaat dan bergizi” adalah anda yang tau. Percayalah bahwasannya setiap orang pasti mengalami cobaan yang berbeda, tapi itu semua sesuai dengan kemampuan kita. Jika kita merasa apa yang kita hadapi lebih sulit dibanding dengan orang lain, itu berarti kita lebih mampu untuk mengatasinya. Yuk kita saling menyemangati, dan mari kita bikin hidup yang enak dengan bumbu2 yang kita dapat. Dengan menjadi lebih baik :)

Wednesday, July 18, 2012

I’m the leader of myself



Disetiap populasi mahluk hidup pasti terdapat seorang pemimpin yang mampu mengorganisir kehidupan rakyatnya agar terciptanya kedamaian (whuuez so politic). Tapi mau sebaik apapun pemimpinnya kalo warganya ga bisa mimpin diri sendiri, ya wasalam. Semuanya berawal dari diri sendiri, bukan dari orang lain, kecuali atas seizin Yang Maha Kuasa pastinya. Yuk kita intip orang-orang sukses disekitar kita. Mereka semua pasti orang-orang yang sukses memimpin diri mereka sendiri sebelum akhirnya sukses dimata orang lain. Lalu maksud dari pemimpin untuk diri sendiri yang kaya gimana? Ya pada hakikatnya pemimpin adalah orang yang mampu mengendalikan, kalo untuk diri sendiri? Kita berusaha mampu mengendalikan telinga, mata, bibir, tangan, dan lain-lain. Dikendalikan agar ga salah. Dan yang paling penting pastinya pikiran kita, ini hal tersulit menurut saya. Saat cemas, pikiran pasti negatif terus dan susah banget buat nenanginnya. Dan apa akibatnya kalo kita ga mampu ngendaliin pikiran kita? Orang disekeliling kita otomatis akan ga nyaman berada deket kita dan ikiut-ikutan bad mood. Ooohhh tidak bisaa, hindari deh yang kaya gitu. Rasulullah Saw penah bersabda jika seorang muslim adalah orang yang teman-temannya selamat dari gangguan lidah dan tangannya. Dan seorang mu’min adalah orang yang teman-temannya merasa aman atas diri dan harta mereka dari gangguannya (HR. Ahmad). Nah, maka dari itu, memanage diri tu penting banget. Dan ini berhubungan banget sama yang namanya kesuksesan. Jangan biarin rasa takut, malu, dan GALAU! Menunda sukses kita. Semuanya pasti punya resiko dong, tinggal mana yang mau kita pilih. Kalo ada yang bilang kesempatan itu ga datang dua kali, kalo bagi saya kesempatan itu slalu ada kalo saya mau. Remember guys.... where there is a will there is a way (kaya yg da dibuku tu :D)
Itu baru bener banget tuh.... tapi keinginan juga harus dibarengi sama tindakan dong... jangan Cuma mimpi doang pastinya. Please...this’s not in  the fairytale, this’s real. So tindakan juga mesti nyata. INGAT-INGAT, Allah SWT juga pernah berfirman kalo, Allah tak akan mengubah nasib seorang hamba-Nya jika tak mau berusaha mengubahnya sendiri. Hal ini memang benar adanya, dan nasib itu kembali lagi sama diri kita. Bagaimana usaha kita, karna jalan hidup kita mau seperti apa, ya kita yang memilih dan mengambil tindakan. Oleh karena itu, kita mesti jadi pemimpin yang baik buat diri kita sendiri dan harus tegas juga. Jangan dimanja-manjain terus. Ntar nglunjak, sama aja kalo kamu jadi ketua kelas tapi ga tegas sama anggotanya, ya jadi seenaknya aja. Oke, be the best leader for yourself, n i’m sure you’ll be amazing person and everybody loves to around you ^<

Thursday, May 10, 2012

ANA

ともだち は 「アユン さんの声 は小さい」と言う。ほんとに?
うん。。。ちいさいと思う。だから 話すとき、ときどき  声 が 聞けません。
かわいそうね。。。。。
あたし は声 が大きくなりたい 、れんしゅしなければなりません
Smoga bener deh gramernya wkwkwk...
Sebagai pengantar aja, ada sedikit pengalaman. Yup, this is about my voice. what's going on with it? I don't understand. Many people said that my voice is too low. Really? yes, i think so :( gimana ya? hiyaaaaa cape deh... kenapa dari dulu masalah banget sama suara. Mulai dari dapet kritik pas ikut debate waktu SMA gara-gara suaranya lirih buat didenger sampe kalo suruh ngomong didepan kelas mungkin cuma yang duduk didepan doang yang denger. Kenapa? :( perasaan udah ngomong dengan volume yang besar, tapi tetep aja katanya kecil. apa mesti ikut les vokal? (ampe segitunya?) yang lebih bikin geli lagi, ada yang bilang kalo saya ga pantes kuliah ambil bahasa jepang? WHAT? kenapa ga di bahasa jawa aja? waduh piye to... nopo amargi suaranipun kulo alit? (tambah ngaco). oke, kalo saya pribadi sih, terkadang emang cape dengan semua itu. Tapi mau gimana lagi? itulah diriku, perbedaan antara aku dan kamu. mungkin emang dah fitrahku bersuara kecil. meskipun begitu ya tetep aja ga da kata berhenti buat lebih baik lagi, karna sebagai calon guru (amien) suara ku mesti terdengar sampe pojok kelas. I will keep trying ^^  がんばります!!!

Well, Sebenernya ini special banget buat temen ku. Dia tak jarang mengeluh akan dirinya sendiri, selalu menganggap kurang dirinya. Tapi dia tak pernah sadar kalo kehadirannya slalu membuat orang bisa terhibur karna tingkah lugunya. My lovely friend, don’t ever think that you re nothing in this world. Jangan merasa jika orang akan pergi darimu karna tak bisa menerima mu. Percayalah, seorang teman akan memahami keadaanmu, akan terus disampingmu meskipun kau tak memintanya. Tak perlu kau salahkan dirimu sendiri, kekurangan itu kau yang menciptakannya, maka berhentilah untuk berfikir negatif tentang dirimu sendiri. Aku ya aku, ana kan? Me? Kulo? Watashi? Je? Nyong? Apapun bahasanya aku tetaplah aku, konsep yang sama. Apa lagi bila nama mu memang “aku” kenapa kau masih tak percaya diri? Orang tua mu telah pilihkan nama yang indah itu agar kau percaya dan mampu berdiri atas diri sendiri, indah bukan? Slama ini juga beberapa posting yang saya buat banyak terkait tentang “aku” dimana kau tak perlu menjadi orang lain untuk lebih baik, yakinlah bahwa kau bisa menjadi lebih baik tanpa kehilangan siapa dirimu. Jalanmu adalah kau yang memilih, bukan orang lain yang menentukan. So guys... which way? Jalan yang mana akan kamu pilih, disitulah kau akan membuat gambaran tentang dirimu. Jangan takut, jangan jangan jangan jangan rendah diri, tapi rendah hati yang boleh. Keep spirit!!!

Friday, April 20, 2012

Wake Up N Get Up!!!!



Pasti ga sedikit orang yang pengin bangun pagi nih, dah pasang alarm, minta dibangunin, dan bla bla bla.... tapi ga bangun-bangun juga (kalo ga ya Cuma melek bilang “YA” habis itu tepar dah ma empuknya bantal). Eh setelah bangun dah telat berangkat sekolah atau kerja. Salah siapa? Niat si ada tapi pada pelaksanaannya ga seperti niatnya. Hanya terjaga saja tak cukup untuk benar-benar bangun dari tidur, tapi bangunlah dan beraktifitas. Terjaga dan terbangun berbeda maknanya.
Terjaga dan tebangun adalah perumpaan yang saya pilih untuk menggambarkan “ketika kita berniat maka bertindaklah”. Dalam Islam, niat baik saja telah tercatat pahalanya, apalagi bila dilakukan. Saya ingin mengajak teman-teman bersama-sama kita wujudkan apa yang telah kita niati, kita cita-citakan, dan semua itu tidak hanya dengan berfikir (membayangkan) saja tapi kita realisasikan dalam tindakan yang bisa mendukung keinginan kita. Ketika berniat tapi tak pernah ada usaha untuk mewujudkannya maka jangan salahkan Tuhan bila nantinya kau menyesal karna tlah sia-siakan hidupmu hanya untuk hidup di angan-angan mu saja kemudian mengabaikan dunia yang sebenernya kita hadapi. Banyak sekali didunia ini orang yang bermimpi luar biasa, cita-cita yang mulia, yang mempu menggetarkan jiwa tapi? Mereka hanya hidup didalam mimpi mereka saja, lupa melihat dunia yang sesungguhnya ia hadapi dan akhirnya mempi dan cita-cita luar biasa mereka hanyalah sebuah mimpi.
Apakah mereka yang suskses hanya berdiam diri saja? Tidak! apakah mereka hanya bermimpi saja? Tidak! Mereka berusaha sampai tak mampu lagi, bahkan sampai diakhir hayatnya. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan mimpi mereka. Berikhtiarlah semaksimal mungkin dan bertawakallah pada Allah akan hasil yang akan dicapai. Bila mungkin belum berhasil, maka mungkin usahamu belum maksimal, dan bila akhirnya pun tetap tak mampu maka yakinlah bahwa Allah punya jalan yang terbaik untuk mu. “Jika Allah tidak memberikan yang kau inginkan maka Allah memberikan yang kau butuhkan” mungkin saja itu bukan yang terbaik untukmu. Dan keuntungan yang bisa kita peroleh adalah kita jadi tau dan takkan berkecimpung dalam hal yang sama bila tlah tau itu bukan yang terbaik untuk kita. Maka tak ada yang sia-sia dalam hidupmu.
SMANGAT!!!!