Siapa penggemar
Tinkerbell? Pasti ga asing sama soundtracknya yang dibawain Demi Lovato, the
gift of a friend. Easy listening but very touching. Kalo diperhatiin setiap
lirikya, mengajarkan kita arti kehadiran seorang teman dalam kehidupan kita.
Sometimes you think you’ll be fine by your
side
Cause a dream is a wish that you make all
alone
It's easy to feel like you
don't need help
But it's harder to walk on your own
But it's harder to walk on your own
Bait pertama, menyadarkan kita bahwa memang
mimpi kita, kita yang memutuskan dan kita kadang mrasa kita akan baik-baik saja
tanpa bantuan tapi pada kenyataannya sulit untuk berjalan sendiri.
You'll change inside,When you realize
The world comes to life. And everything's bright
From beginning to end, when you have a friend
By your side,that helps you to find
The beauty you are when you open your heart
And believe in “The Gift Of A Friend”
Dari
lirik berikutnya bisa kita artikan bahwa pada intinya kita akan menyadari arti
kehadiran seorang teman yang akan membuat hidup kita lebih berwarna dan penuh
makna.
And when your hope crashes down,
Shattering to the ground
you, you feel all alone
When you don't know which way to go
And there's no signs leading you home, you're not alone
Dan ketika harapanmu tak seindah yang kau
impikan, kau merasa sendiri bagai tak tau lagi untuk melangkah menemukan jalan
pulang, tersesat, teman ada untuk mu, membantu mu menuntun mu kembali.
Well,
memang yang namanya pertemanan bisa melebihi indahnya lirik lagu ini atau
mungkin tak semudah yang kita bayangkan. Pertemanan bukan hanya ajang saling
berbagi cerita kehidupan atau curhat-curhatan, tapi proses belajar menyayangi
sesama dan memahami, belajar membuang ego dan menerima. Tak jarang ada yang
bilang “qo temen gitu?” “musuh dalam selimut!” and bla bla bla, dan kata teman
berubah menjadi musuh. Jadi tau betapa tipis jarak kata sayang dan benci.
Banyak juga orang yang memilih sendiri dan tak percaya yang namanya teman, tapi
bukan berarti berhak buat men”judge” bahwa dia orang yg ga punya teman karna ga
pandai bergaul. Ini sama kaya kamu harus bermain detektif2an, mencari fakta
sebelum menarik kesimpulan.
Saya
sendiri ketika berperan sebagai teman, ada kalanya saya tak ikut campur dalam
permasalahannya atau ketika dicurhatin saya ga ngasih saran apa-apa. Bukan
berarti ga peduli tapi kadang emang perlu kamu menghadapi masalah seorang diri,
jadi kamu tau sejauh mana kemampuan mu. Dan saya percaya sama quote “Never
choose a friend without complete understanding and never lose a friend because
of a small misunderstanding” Tak pernah memilih teman tanpa pemahaman yang
penuh dan tak akan kehilangan teman hanya karna miskom belaka.
Tapi bukan berarti kamu memaksakan untuk
memahami teman padahal kamu tak bisa, maka cukup terima dia apa adanya. “Sometimes
you don’t have to understand everything, because sometimes it just needs to be
accepted” Mungkin lebih baik membagi teman biasa, teman akrab, dsb dari pada “aku
ga berteman sama dia”. We all know that it’s more difficult to find a friend
than an enemy, don’t we?
Buat
orang berkepribadian ekstrovert sih ga masalah buat bergaul dengan lingkungan
baru sekalipun tapi lain halnya sama orang introvert kaya saya, ciaa ciiiaa....:D
Orang-orang seperti saya perlu penyesuaian yang lebih lama. Tapi bukan berarti
saya ga pengin menjalin sebuah hubungan pertemanan. Saya hanya tak tau harus
memulai dari mana, biar suasana jadi enak gitu, makanya inget banget dulu jaman
SMP sampe SMA slalu update majalah dan sebagainya buat tau trending topik yang
biasa dibicarain anak muda wkwkwk... please jangan ketawa, because i’m trying
to be good friend. Kalo ada teman yang ngajakin “main yuk!” misalnya pergi
suatu tempat hanya untuk tujuan main, jujur itu hal yang sedikit aneh dan
kejutan bagi saya. Karna bagi orang introvert mungkin yang namanya main, keluar
dari (zona nyaman : keluar dari tempat tapa:semedi:kandang) tanpa tujuan yang
jelas itu alot -_- karna orang – orang seperti kami akan cepat kehabisan energi
ditempat ramai karna kami butuh waktu lebih banyak untuk sendiri.
Apapun
itu, setulus apapun kita menyayangi, ga bisa dibaca karna hati ga kan bisa
bicara. Tapi minimal bisa bangun rasa saling percaya. Dalam hubungan ga mungkin
bakal berjalan mulus2 aja, gejolak pasti ada, tapi itulah yang bikin hidup
lebih berwarna. Ayun loves you as always :p
No comments:
Post a Comment