Search This Blog

Monday, April 29, 2013

How to Love




picture take from cahayacinta.com
Atashi wo umaku aishiteiru hito ga iru kana..? adakah orang yang benar-benar mencintaiku? Terkadang pertanyaan itu muncul dalam benak saya. Saya berfikir, saya merasa telah berusaha mencintai orang setulus mungkin, ya, meski saya tak mampu menunjukkannya. Sempat berfikir juga mengapa saya harus mencintai mereka seperti saya mencintai diri sendiri? Karna saya pikir belum tentu orang itu juga melakukan hal yang sama bukan? Namun suatu saat, saya teringat apa yang ibu lakukan, setiap ibu lebih tepatnya. Memang apa yang mereka lakukan? Mereka mencintai anak-anaknya tanpa kecuali. Masih ingat lagu kasih ibu kan? Iya benar, kasih ibu itu tak harap kembali.  Saya telah menemukan jawabannya, ibu. Ibu lah salah satu contoh orang yang mencintai kita dengan tulus, dan takkan berubah dari kita dalam kandungan hingga mungkin akhir waktu nanti, cintanya takkan terputus. Seorang yang slalu mendo’akan kita disetiap waktunya, memikirkan kita setiap harinya, namun terkadang kita terlalu hanyut dengan dunia kita dan lupa bahwa beliau bertambah tua. lalu yang tertinggal hanyalah penyesalan.
Kita dapat belajar dari ibu bagaimana mencintai, dia mencintai kita tanpa peduli bagaimana keadaan kita. Tapi bukan berarti beliau pasrah dengan apa yang terjadi dengan kita, tapi mereka juga berusaha memberi dukungan terbaik untuk kemajuan kita.  Beliau  sosok yang luar biasa bagi keluarga, benar apa yang dikata orang bahwa seorang ibu mampu membesarkan 10 orang anak, tetapi 10 orang anak belum tentu bisa merawat seorang ibu. Subhanallah, cinta ibu itu sungguh luar biasa, mampukah kita mencintai orang seperti yang ibu lakukan? Setelah befikir seperti ini saya sadar, bahwa ketika kita mencintai seseorang jangan mengharap mereka dapat melakukan hal yang sama seperti yang kita lakukan, karna jika itu yang kita cari, kita takkan mampu mencintai orang dengan tulus. Kita hanya sibuk memikirkan bagaimana cintanya ke aku? Saya yakin ketika kita mampu mencintai orang dengan tulus maka orang juga akan mampu merasakannya dan tanpa kau minta mereka akan balik mencintaimu dengan tulus seperti yang kau lakukan. Kalau kita ingin cinta yang sempurna? Jangan kau tanyakan pada manusia, karna cinta yang haqiqi adalah hanya Allah SWT. Tiada yang sempurna didunia ini. Seorang ibu pun dapat melakukan kesalahan dalam mencintai anaknya, maka sudah seharusnya kita saling melengkapi. Saling mengisi, toleransi. Yuk kita belajar saling mencintai seperti yang ibu ajarkan pada kita J dunia ini akan lebih indah kalau kita saling mencintai kan? He...
Love u all, love u mom.......

No comments:

Post a Comment