Pernahkah kau
bertanya pada dirimu sendiri, untuk apa kau dilahirkan? Kemudian coba pikirkan
tak sedikit orang yang lahir dalam kekurangan, baik secara fisik dan materi.
Atau bahkan karna ketidak sempurnaan dikeluarga. Lalu apa pendapatmu? Cobalah berfikir
dari sudut pandang jika kalian yang berada dalam posisi mereka. Tak jarang
orang pasti berfikiran negatif akan sang pencipta. Mengapa aku Kau ciptakan
dalam kesengsaraan? Dalam ketidak sempurnaan? Lalu untuk apa aku dilahirkan?
Dan kenapa harus aku? Renungkanlah baik-baik. Ya, dalam firman-Nya bahwa Allah
menciptakan jin dan manusia adalah untuk beribadah pada-Nya. Selain itu sebagai
khalifah di bumi juga sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga, memanfaatkan
dan melestarikan bumi. Selain kewajiban, menurut saya itu juga merupakan
kebutuhan. Toh itu juga kita yang menggunakan dan begitu pula untuk anak dan
cucu kita. Saya juga termasuk orang yang dulu pernah berfikir untuk apa
seseorang jika dilahirkan hanya untuk kesengsaraan. Anak-anak yang terlantar
dijalanan dan bergantung pada kebaikan hati orang lain apakah mereka mau
diciptakan seperti itu? Tak ada orang yang mau dilahirkan untuk menderita. Lalu
siapa yang semestinya kita komentari? Kita mintai pertanggung jawaban atas hal
ini? Tuhan? Tidak! Tapi kita. Kenapa kita? mari....kita
pikirkan.......renungkan....
Didunia ini
selalu ada yang berlawanan. Ada malam
ada siang, ada baik dan buruk. Tapi ketahuilah itu semua ada alasannya. Allah
tak menciptakan sesuatupun yang sia-sia. Itu semua tergantung kita yang mau
memaknainya. Jangan sampai kita menghina orang yang sengsara, karna itu semua
bukan keinginan mereka.Kenapa ada orang yang sulit memahami pelajaran? Itu
tugas bagi orang yang punya kelebihan untuk mengajarinya. Ini juga bisa menjadi
pekerjaan. Kenapa ada guru? Contoh hal yang lain, kenapa ada orang yang selalu
melanggar lalu lintas? Suatu kesempurnaan di dunia ini tak mungkin ada, karena
itu hanyalah milik-Nya. Itulah kenapa ada yang pekerjaan polisi. Sama seperti
perasaan kita yang selalu berbeda dalam memandang objek yang sama. Itu juga
kenapa kita menjadi mahluk sosial yang saling membutuhkan. Ada yang
menyemangati, menghawatirkanmu, memikirkan mu, seperti yang kau lakukan
terhadap mereka. Adakalanya saat kita tak mengerti akan suatu hal, maka kita
butuh orang yang kita percaya untuk membantu kita. Disinilah kita akan rasakan
bahwa inilah kenapa kita dilahirkan, bukan hanya untuk saling mencintai dan
menyanyangi satu sama lain tetapi juga untuk saling melengkapi, saling
menolong, saling mengingatkan,maka hidup akan terasa indah. Dan tindakan kita
akan selalu disertai rasa tanggung jawab akan hal apapun yang kita lakukan baik
terhadap diri sendiri maupun orang lain. Seperti ilmu yang kita miliki, kita
harus meyakini bahwa ini adalah titipan dan amanah yang semestinya untuk
dibagikan. Ingat akan 3 hal yang mampu menolong kita di akhirat nanti adalah do’a
dari anak yang shaleh, amal jariyah dan ilmu yang bermanfaat. Saya hanya tidak
ingin ada orang yang merasa bahwa dirinya tak berarti di dunia ini. Padahal kalau
dia mau berfikir, Tuhan pasti punya maksud mengapa kita diciptakan dibumi. Setiap
orang dilahirkan dengan membawa misi masing-masing, tinggal itu semua
tergantung pada manusia itu sendiri. Jika berfikir akan hal ini, inilah yang
selalu memotivasi saya untuk hidup lebih baik dan menjadi orang yang sukses,
agar bisa menolong sesama. Begitu pula dengan teman-teman semua. Dan kita mesti
selalu ingat bahwa Allah takkan mengubah keadaan suatu kaum jika mereka tak mau
berusaha untuk berubah.
No comments:
Post a Comment