Guys....you
just life in this world 4 a while. Kalo kata orang jawa bilang, urip iku suwene mung kaya mampir ngombe, lamanya
orang hidup didunia itu Cuma seperti kita mampir kewarung buat minum. Yah, that’s true.. ga da yang abadi didunia
ini, makanya orang bilang dunia fana. Karna dunia ini bisa rusak, bahkan jika
telah saatnya untuk kiamat ya tak ada yang tertinggal tanpa seizin Allah. Tapi yang
pasti bukan 2012 lah... bagi umat muslim sih tanda-tanda kiamat besar itu ada,
yang jelas sekarang belum. Tapi kali ini ga kan bahas masalah kiamat dulu nih..
tapi gimana buat ngubah mindset kita untuk benar-benar memanfaatkan waktu kita
yang sebentar ini dengan kegiatan yang positif. Ingatkah kalian dengan kalimat “
beribadahlah engkau seperti esok kau akan tiada dan bekerjalah engkau seakan
kau akan berumur panjang” kurang lebih begitu bunyinya ? pada intinya dalam
kalimat itu ditujukan untuk kita agar melakukan yang terbaik dalam setiap hal
yang kita tekuni, tapi bukan dalam hal yang buruk lah mas, mba...
Ketika kita
telah melakukan yang terbaik meski hasilnya tak yang seperti kita harapkan maka
takkan ada rasa penyesalan dan percayalah semua itu ada maksudnya. Sebenernya ga
da kata orang bodoh kalo kita mau berusaha keras, bahkan batu yang keraspun
bisa terkikis oleh air bila dilakukan terus menerus, begitu pula dengan kita. Subhanallah
bangetkan? Lewat ayat-ayat kauniyahnya pun Allah memberi kita pelajaran hidup
bagi orang-orang yang mau berfikir. Jika memang tak mampu maka cari tau apa
keistimewaan yang kau miliki. Karna Allah menciptakan manusia tak ada yang
sama. Didalam diri kita pasti terdapat kelebihan dan kekurangan. Tinggal bagaimana
kita mau mencari tau. Apa ga malu sama saudara kita yang tak seberuntung kita
pun mereka bisa buktikan kalau mereka bisa melakukan hal yang sama, bahkan hal
yang tak bisa kita lakukan. Itu karna mereka mau berusaha keras, pantang
menyerah dan percaya pada diri sendiri. Wake up!!!!! Didunia dengan persaingan
yang sangat ketat untuk bertahan hidup masih males-malesan? Ga banget.. orang
bodoh kalah sama orang pinter, orang pinter kalah sama orang beruntung. Nah,
mau pilih yang mana? Orang pinter dan beruntung pastinya. Tapi slalu berharap
sama keberuntungan juga ga baik lah. Dah ga jamannya buat berfikir kaya
cinderella. Kalo cinderella bisa hidup bahagia karna bantuan ibu peri, maka
kita harus bahagia karna Allah dan usaha kita.
Saya inget
banget kata-kata guru agama saya ketika SMA, bila perlu taruhlah kain kafan
dilemari baju mu agar kau slalu ingat bahwa pakaian yang pada akhirnya kita
pakai adalah lembaran kain putih itu. Harapannya kita juga slalu ingat bahwa di
hidup yang terbatas ini dan usia yang tak kita ketahui sampai kapan, kita bisa
melakukan yang terbaik dalam hidup. Ngomong si emang gampang. Iya, saya akui
itu, pada pelaksanaannya memang susahnya luar biasa. Tapi mencoba adalah hal
yang benar. Bayangkan saja, Thomas Alfa Edison yang dianggap aneh oleh guru dan
teman-temannya karna ide dan pertanyaannya yang aneh pada saat itu. Tapi ia mampu
membuktikan bahwa keinginannya bukanlah sekedar mimpi. Dengan kegigihannya
meski gagal 99 kali untuk membuat lampu tapi iya terus mencoba hingga yang ke
100 kalinya ia baru menciptakan perubahan besar pada alam semesta ini. Lalu
kalian bertanya “itukan thomas alfa yang jenius, tapi kita?” ajib banget! Dia
kan juga manusia, emang kita apa? Itulah kelebihannya, kita? Apa dong? Makanya mulai
dari saat ini cari, kalo semua orang kaya thomas, mau bikin lampu seumur hidup?
Orang dah ada. Sukses itu emang ga da batesnya. Apalagi buat manusia, tapi
sukses itu tak diukur dengan itu semua. Hanya kita yang tau seberapa kita
merasa sukses. Tak ada barometernya buat ngukur orang sukses itu yang seperti
apa. Kaya tapi miskin kebehagiaan ya sama aja dong..
Apapun yang
sekarang kita hadapi, pada intinya adalah berjuanglah yang terbaik. Percayalah semuanya
kan baik-baik saja. Itu kata-kata yang ampuh banget buat saya ketika menghadapi
masalah. Saya selalu mengatakan pada hati kecil saya, “tenanglah sayang, semuanya
akan baik-baik saja, kesusahan, derita,
ujian ini pasti akan berakhir. Percayalah kau bisa karna Tuhan slalu ada, tak
pernah tidur dan slalu melihat mu. Jangan kau merasa sendiri karna ada orang
lain yang membutuhkan mu.” Temukan alasan dan motivasi untuk bertahan dalam
badai. Maka kau akan mampu bertahan melewatinya karnanya. SMANGKA!! ^<
No comments:
Post a Comment